Seberapa Aman Blockchain? - Dengan adanya Blockchain, seseorang dapat mengirimkan data, nilai, dan informasi secara instan tanpa bergantung apa pihak ketiga. Dengan fenomena implementasi yang masif, akhirnya banyak orang yang bertanya seberapa aman teknologi Blockchain yang disebut-sebut menjadi teknologi masa depan?
Blockchain sendiri adalah sebuah distribusi data dengan sistem yang memiliki keamanan tingkat tinggi, sehingga mustahil untuk diretas.
Teknologi ini membuat seluruh transaksi menjadi transparan dan aman dari korupsi. Selain itu, transaksi dengan menggunakan Blockchain juga lebih aman karena kemungkinan gangguan sangat kecil dan sistem ini tidak mudah untuk dibobol.
*pict from unida.ac.id
Kenapa Blockchain tidak bisa diretas?
Database Blockchain bersifat append only, hanya dapat menambahkan dan tidak bisa diperbaiki. Alhasil sistem Blockchain sulit ditembus oleh hacker.
Blockchain mampu menjamin keamanan dalam bertransaks dan menjadi salah satu solusi keamanan dan privasi, terutama untuk keuangan yang berbasis internet. Beberapa kasus peretasan yang telah terjadi di Game-Fi maupun NFT biasanya terjadi pada wallet ataupun cross-chain dari projek tersebut dan memanfaatkan cara phising untuk mendapatkan private key dari pemilik wallet.
Untuk dapat membobol Blockchain, peretas harus membobol banyak server yang telah tervalidasi. Karena, sistem Blockchain menggunakan sistem server yang tersebar (terdesentralisasi). Bukan menggunakan sistem server terpusat seperti yang diterapkan di data center.
Biaya perawatan untuk Blockchain juga sangat lebih tinggi dibandingkan dengan teknologi lain. Oleh karena itu, jika ada peretas yang mencoba membobol, mereka akan membutuhkan biaya dan waktu yang sangat banyak.
EmoticonEmoticon