Apa Itu DAO?

 Apa Itu DAO?

Perkembangan mata uang digital atau crypto memang sangat cepat, salah satu terobosan sejak penemuan cryptocurrency adalah DAO atau Decentralized Autonomous Organizations.

Belakangan ini, beberapa DAO berhasil mencuri perhatian para investor konvensional. Hal ini didasari oleh menyebarnya prediksi dikalangan komunitas crypto yang menyebut bahwa organisasi semacam ini akan menjadi tren berikutnya.

DAO secara prinsip adalah organisasi yang dihidup di internet yang dimiliki dan dikelola secara kolektif oleh anggotanya tanpa adanya hirarki pengambil keputusan. Tidak seperti organisasi atau perusahaan pada umumnya, setiap keputusan pada DAO dibuat berdasarkan voting oleh anggota organisasi.

Apa Itu DAO?


Apa itu DAO?

DAO adalah protokol blockchain sumber terbuka yang diatur oleh seperangkat aturan. Protokol ini dibuat oleh anggota terpilihnya yang secara otomatis menjalankan tindakan tertentu tanpa memerlukan perantara.

Konsep ini pertama kali dikenalkan oleh pendiri BitShares, Steemit dan EOS dan Larmier pada tahun 2015. Setahun kemudian, konsep ini disempurnakan oleh Vitalik Buterin dari Ethereum. DAO sendiri dapat membantu menjaga suatu jaringan untuk tetap aman dan bisa optimal tanpa memerlukan perantara manual dari anggotanya.

Perbedaan DAO dengan organisasi atau bisnis tradisional lainnya adalah tidak ada seorangpun yang memiliki wewenang penuh tanpa persetujuan dari grub. Keputusan diambil oleh proposal dan voting untuk memastikan setiap orang dalam organisasi memiliki suara.

Apa Itu DAO?


Cara Kerja DAO

Aplikasi terdesentralisasi seperti DAO dibangun dengan smart contract, yang berfungsi untuk mendefinisikan dan menjalankan aturan organisasi, dan juga perbendaharaan secara otomatis. Tidak ada yang bisa mengubah aturan kecuali melalui pemungutan suara.

DAO membuat organisasi dijalankan dengan sangat transparan. Anggota membuat keputusan secara kolektif, dan penggunaan dana dilakukan secara otomatis dan disahkan ketika suara disetujui.

Setelah aturan ditetapkan, DAO kemudian memasuki tahap pendanaan. Yang mencakup 2 hal yang cukup penting, yakni sebagai berikut:

  • DAO harus mempunyai token yang akan digunakan oleh organisasi sebagai pinjaman yang diberikan oleh debitur.
  • DAO harus memastikan hak suara pengguna. Dengan berinvestasi di DAO, pengguna akan mendapatkan hak suara yang digunakan untuk memvalidasi atau menolak segala pembiayaan atas proyek-proyek yang akan dibiayai oleh organisasi kedepannya.
Dalam beberapa hal, DAO berkerja serupa dengan korporasi atau negara kebangsaan (nation-state), tetap DAO beroperasi dengan cara yang lebih terdesentralisasi. DAO menggunakan mekanisme ekonomi untuk menyelaraskan kepentingan organisasi dengan kepentingan anggotanya, biasanya melalui penggunaan game theory.

Jika DAO diterapkan, maka tidak ada satu pihak pun yang dapat mengontrol, semua diatur oleh peserta komunitas. Jika aturan tata kelola yang ditentukan dalam protokol dirancang dengan baik, maka aturan tersebut akan mengarah ke hasil yang paling menguntungkan bagi jaringan.


Masalah DAO

  1. Hukum
Peraturan hukum DAO sepenuhnya tidak pasti. Belum ada yang tau persis bagaimana yuridiksi yang berbeda akan menetapkan regulasi terhadap jenis organisasi baru ini. 

     2. Serangan Terkoordinasi

Sifat-sifat DAO secara inheren membawa kelemahan yang besar disisi kinerja dan keamanan. Walaupun terdapat beberapa organisasi menarik yang berpotensi sebagai DAO, sayangnya organisasi ini juga membawa banyak resiko yang tidak ditemukan dalam organisasi tradisional.

    3. Titik Sentralisasi

Dalam beberapa kasus, otonomi penuh atau desentralisasi bahkan mungkin adalah sesuatu yang tidak masuk akal. DAO memungkinkan peserta yang lebih luas untuk berkolaborasi, tetapi aturan tata kelola yang ditetapkan dalam protokol akan selalu menjadi titik sentralisasi.


Penutup

DAO memungkinkan organisasi untuk melepaskan diri dari ketergantungan pada lembaga tradisional. Aturan tata kelola berkerja secara otomatis untuk mengarahkan pertisipan ke hasil paling menguntungkan bagi jaringan.

Jaringan Bitcoin dapat dianggap sebagai DAO yang disederhanakan. Kunci untuk merancang DAO yang baik adalah meletakkan seperangkat aturan konsensus yang efisien untuk menyelesaikan masalah koordinasi perserta yang kompleks.



Demikian artikel mengenai Apa Itu DAO?, semoga bisa bermanfaat dan jangan lupa untuk membaca artikel-artikel lainnya di website kami. Terimakasih . . 

Previous
Next Post »