Jenis-Jenis Antena Pemancar Wifi

Halo guys, setelah beberapa hari kemarin saya membuat artikel tentang Blogging, dan Game-game pada era 90-an yang masih seru untuk dimainkan. Sekarang saya akan kembali ke menu utama diblog ini yaitu tentang Komputer dan teknologi-teknologi yang ada didalamnya.
Pada postingan kali ini saya akan membahas tentang Antena pemancar yang digunakan untuk menangkap dan menerima signal Wifi. Pasti udah pada taukan Wifi itu apa? Saya anggap kalian sudah tau :). Saya yakin kalian sering sekali menggunaka wifi, baik itu sekolah, warnet, ataupun tempat-tempat lainnya. Jika kalian sering menggunakan wifi, kalian harus tau jenis-jenis antena yang digunakan. Berikut saya akan memberikan beberapa antena tersebut. Cekidot. . .

Fungsi Antena

Fungsi antena adalah untuk mengubah signal listrik menjadi signal elektromagnetik, lalu meradiasikannya keudara atau ruang bebas. Dan sebaliknya, antena juga dapat berfungsi untuk menerima signal elektromagnetik dan mengubahnya menjadi signal listrik.

Pola Radiasi Antena

Pola radiasi antena adalah plot 3-dimensi distribusi sinyal yang dipancarkan oleh sebuah antena, atau plot 3 dimensi tingkat penerimaan signal yang diterima oleh sebuah antena. Pola radiasiantena dibentuk oleh dua buah pola radiasi berdasar bidang irisan, yaitu pola radiasi pada bidang irisan arah elevasi (pola elevasi) dan pola radiasi pada bidang irisan arah azimuth (pola azimuth).

Gain
Gain (directive gain) adalah karakter antena yang terkait dengan kemampuan antena mengarahkan radiasi sinyalnya, atau penerimaan sinyal dari arah tertentu. Gain bukanlah kuantitas yang dapat diukur dalam satuan fisis pada umumnya seperti watt, ohm, atau lainnya, melainkan suatu bentuk perbandingan.
Polarisasi
Polarisasi didefinisikan sebagai arah rambat dari medan listrik. Antena dipol memiliki polarisasi linear vertikal .Mengenali polarisasi antena amat berguna dalam sistem komunikasi, khususnya untuk mendapatkan efisiensi maksimum pada transmisi sinyal.
 

 Antena Untuk Wifi

1. Antena Omnidirectional
 
Sebuah antena Omnidirectional adalah antena daya sistem yang memancar secara seragam dalam satu pesawat dengan bentuk pola arahan dalam bidang tegak lurus. This pattern is often described as "donut shaped". Pola ini sering digambarkan sebagai "donat berbentuk". Antena Omnidirectional dapat digunakan untuk menghubungkan beberapa antena directional di outdoor point-to-multipoint komunikasi systems termasuk sambungan telepon selular dan siaran TV.
Antena omni mempunyai sifat umum radiasi atau pancaran sinyal 360-derajat yang tegak lurus ke atas. Omnidirectional antena secara normal mempunyai gain sekitar 3-12 dBi. Yang digunakan untuk hubungan Point-To-Multi-Point ( P2Mp) atau satu titik ke banyak titik di sekitar daerah pancaran. Yang baik bekerja dari jarak 1-5 km, akan menguntungkan jika client atau penerima menggunalan directional antenna atau antenna yang ter arah. Yang ditunjukkan di bawah adalah pola pancaran khas RFDG 140 omnidirectional antena. Radiasi yang horisontal dengan pancaran 360-derajat. Radiasi yang horisontal pada dasarnya E-Field yang berbeda dengan polarisasi yang vertikal adalah sangat membatasi potongan sinyal yang di pancarkan. Antena ini akan melayani atau hanya memberi pancaran sinyal pada sekelilingnya atau 360 derjat, sedangkan pada bagian atas antena tidak memiliki sinyal radiasi.

Pola radiasi dari antenna Omni

Ini adalah contoh gambar dari antena Omni termudah yg bisa dibuat dengan penguatan sekitar 3-4 dBi tergantung tuning dan nilai2 element yg ada.antenna ini dibuat dr kawat copper (tembaga) atau brass (kuningan) dan mempunyai sudut elevasi reflektor 30* dan mempunyai arah pancaran ke segala arah “omnidirectional” kira2 gambarnya seperti ini.
Part List-satu konektor tipe N female dgn 4 lobang sekitar,direkomendasikan mempunyai teflon insulasi diantara outer dan inner konektor. -20 cm tembaga atau kuningan berbentuk batang dgn diameter 2mm.
Konstruksi:
dengan tang potong kawat yg dipakai menjadi 5 bagian masing2 4 cm panjangnya dengann kikir sedang (permukaan kikir) ratakan ke 4 bagian yg berlubang pd konektor N tsb sehingga memudahkan kita menyolder bagian reflektor. dengan solder high power (yg mempunyai panas 80 watt minimal) solder ke empat batang kawat yg mau dipake di ke 4 sisi konektor tsb,hati2! panas yg cukup tinggi bisa melelehkan insulasi teflon yg ada di antara titik tengah konektor.(bagian yg berwarna putih susu). tekuk 0.5 cm pd ujung kawat (4 buah yg ditekuk) dgn sudut 90 derajat,hati2 dengan konstruksi yg sedikit rumit ini.

Sesudah terpasang di keempat sisi konektor N,mk anda bisa solder bagian “hot wire” yg berfungsi sbg antena yg sesungguhnya dgn hati2 dan tentu saja rapi bukan..?
kemudian rapikan jg ujung bagian bawah yg ada di bagian konektor N
kemudian dengan sebuah teknik “jembatan keledai” kita gambar sudut 30 derajat dan tempel pd dinding utk mengukur ketepatan sudut antena yg kita buat, kemudian potong dgn tepat 3.05 cm radial (reflektor= yg tertempel pd ke empat sudut konektor N) dan central wire (yg tersolder di tengah konektor) ini perlu kehati2an dan ketepatan tinggi sebab kita akan bekerja pd freq yg amat tinggi! mk semakin tinggi suatu freq,akan semakin kritis pula nilai2 yg ada pd pembuatan antena tsb.
TIPS:
Pembuatan ini di alokasikan pd channel 6 (2.44 Ghz) atau tepat pd titik tengah pd freq channel yg ada (13 channel).saran terbaik adl jangan memotong dulu bagian tengah sepanjang 3.0 cm,tp biarkan sepanjang apa adanya dan kurangi tiap 0.1 cm dan ukur besaran signal dgn memaki software semacam Netstumbler.ini disebut “tuning and matching” jd kepanjangan yg dikehendaki hendaklah fixed dgn channel AP or wlan yg akan anda tuju.anda bisa melihat tuning by cutting ini sukses bila besaran signal akan membesar pd titik potong yg dikehendaki. Semakin pendek panjang iner wire semakin tinggi channel yg bisa diakses (dlm hal optimum signal receive maupun transmit) dan semakin rendah chanel yg dipakai semakin panjang pula iner wire.


2. Antena Sectoral
 

Antena ini hampir sama dengan antena Omnidirectional, yang juga digunakan untuk Access Point serve a Point-toMulti-Point (P2MP) links. Beberapa antena Sectoral dibuat tegak lurus, dan ada juga yang horizontal. Antena sectoral mempunyai gain jauh lebih tinggi dibanding omnidirectional antena di sekitar 10-19 dBi. Yang bekerja pada jarak atau area 6-8 km. Sudut pancaran antenna ini adalah 45-180 derajat dan tingkat ketinggian pemasangannya harus diperhatikan agar tidak terdapat kerugian dalam penangkapan sinyal.


Pola pancaran yang horisontal kebanyakan memancar ke arah mana antenna ini di arahkan sesuai dengan jangkauan dari derajat pancarannya, sedangkan pada bagian belakang antenna tidak memiliki sinyal pancaran.Antenna sectoral ini jika di pasang lebih tinggi akan menguntungkan penerimaan yang baik pada suatu sector atau wilayah pancaran yang telah di tentukan.

3. Antena Grid
 

Pola Pancaran Antena Grid





Selain itu juga masih ada antena-antena lain yaitu Solid Disc, Yagi dan lain-lain. Mungkin akan saya bahas lain waktu. :D
Berikut ini adalah Frekuensi umum yang digunakan
Wi-Fi dirancang berdasarkan spesifikasi IEEE 802.11. Sekarang ini ada empat variasi dari 802.11, yaitu: 802.11a, 802.11b, 802.11g, and 802.11n. Spesifikasi b merupakan produk pertama Wi-Fi. Variasi g dan n merupakan salah satu produk yang memiliki penjualan terbanyak pada 2005.
Spesifikasi Wi-Fi

Spesifikasi    Kecepatan    Frekuensi     Cocok dengan
802.11b       11 Mb/s    2.4 GHz                   b
802.11a        54 Mb/s    5 GHz                     a
802.11g        54 Mb/s    2.4 GHz                 bg
802.11n       100 Mb/s    2.4 GHz            b , g , n

Di banyak bagian dunia, frekuensi yang digunakan oleh Wi-Fi, pengguna tidak diperlukan untuk mendapatkan ijin dari pengatur lokal (misal, Komisi Komunikasi Federal di A.S.). 802.11a menggunakan frekuensi yang lebih tinggi dan oleh sebab itu daya jangkaunya lebih sempit, lainnya sama. Versi Wi-Fi yang paling luas dalam pasaran AS sekarang ini (berdasarkan dalam IEEE 802.11b/g) beroperasi pada 2.400 MHz sampai 2.483,50 MHz. Dengan begitu mengijinkan operasi dalam 11 channel (masing-masing 5 MHz), berpusat di frekuensi berikut:

    Channel 1 - 2,412 MHz;
    Channel 2 - 2,417 MHz;
    Channel 3 - 2,422 MHz;
    Channel 4 - 2,427 MHz;
    Channel 5 - 2,432 MHz;
    Channel 6 - 2,437 MHz;
    Channel 7 - 2,442 MHz;
    Channel 8 - 2,447 MHz;
    Channel 9 - 2,452 MHz;
    Channel 10 - 2,457 MHz;
    Channel 11 - 2,462 MHz

Nah, itulah tadi beberapa antena Wifi yang digunakan untuk transformasi signal, semoga dari artikal diatas bermanfaat bagi kalian semua, khususnya untuk anak teknik komputer untuk menambah wawasang tentang antena yang digunakan untuk wifi. Jika anda memiliki pertanyaan silahkan tuliskan pertanyaan anda dikolom komentar yang sudah disebuakan. Terimakasih
Previous
Next Post »

12 comments

Write comments
Unknown
AUTHOR
16 November 2016 at 08:36 delete

punya tetangga ane yg no.3 tuh

Reply
avatar
Unknown
AUTHOR
16 November 2016 at 08:36 delete

Infonya bermanfaat bgt nih, thnks gan

Reply
avatar
16 November 2016 at 12:57 delete

Bisa tambah pengetahuan.
Makasih atas ilmunya!

Reply
avatar
Aldi Radityo
AUTHOR
16 November 2016 at 17:12 delete

untuk perawatan nya gimana gan biar tahan lama ???

Reply
avatar
Irul Amin
AUTHOR
16 November 2016 at 17:53 delete

besok ane cek dah yang disekolah ane antenanya yang gimana

Reply
avatar
Usman
AUTHOR
18 November 2016 at 20:51 delete

antena sectoral bagus untuk transmisi jarak jauh sepertinya. mau tanya gan kalau anntena yang cocok untuk penguat sinyal modem/hp dari antena yang diceritakan di atas itu yang mana ya?

Reply
avatar
Rendi Fortuna
AUTHOR
19 November 2016 at 07:38 delete

kalo untuk memperkuat sinyal modem bisa pake antena wajan bolic gan,

Reply
avatar
Usman
AUTHOR
19 November 2016 at 08:04 delete

o gitu ya gan, tempat saya sinyalnya sangat kecil maklum di pegunungan jadi butuh alat bantu untuk mendapatkan sinyal bagus...

Reply
avatar
Rendi Fortuna
AUTHOR
19 November 2016 at 08:28 delete

oke gan, nanti ane siapin tutorialnya

Reply
avatar
hrhr
AUTHOR
25 November 2016 at 11:50 delete

baiklah nanti tunggu ane di jakarta ane cobain ini gan ...
mantap infonya! salam dari siangberbagi.blogspot.com

Reply
avatar