Sebagian besar dari kita mungkin masih asing dengan istilah ICO ( Initial Coin Offering) dan IDO ( Initial Dex Offering). ICO adalah suatu tempat dalam mengumpulkan dana melalui penawaran pada satu jenis koin baru ataupun layanan cryptocurrency baru.
Sedangkan IDO adalah proses penggalangan dana yang dilakukan untuk mendapatkan akses awal token kripto sebelum token tersebut listing di market. Biasanya IDO ini dilakukan oleh sebuah Lauchpad, yakni tempat khusus dimana token tersebut bisa investor dapat kan sebelum listing.
Cara Kerja Initial Coin Offering
Perusahaan yang melakukan ICO akan mengumpulkan dana dengan menjual mata uang kripto berbentuk token. Saat melakukan penjualan, perusahaan telah terlebih dahulu membuat sebuah WhitePaper atau Proposal yang menjelaskan secara lengkap tentang proyek mereka.
Isi dari WhitePaper biasanya mencangkup hal-hal mengenai:
- Proyek apa yang akan dibuat
- Bagaimana cara membuat proyek itu
- Tujuan utama proyek tersebut
- Susunan Team dalam perusahaan tersebut
- Dana yang dibutuhkan
- Dll,
1. Cari Informasi Terbaru Tentang Cryptocurrency
Bila Anda ingin membeli ICO, maka hal pertama yang harus Anda lakukan adalah membiasakan diri dengan cryptocurrency secara lebih luas. Pada kebanyakan kasus, investor harus membeli token dengan cryptocurrency yang sebelumnya sudah tersedia, seperti bitcoin ataupun ethereum.
2. Tidak Ada Otoritas Yang Mengatur ICO Secara Umum
Tidak ada satupun peraturan yang mengatur tentang ICO, sehingga akan sangat rawan sekali terjadi penipuan. Para investor diharap bisa selalu waspada karena beberapa initial coin offering ataupun kampanye crowsale sebenarnya sangat curang. Untuk itu, penting sekali untuk mengambil berbagai tindakan pencegahan atas seluruh hal yang mungkin saja bisa terjadi.
Initial Dex Offering
Banyak yang mengira IDO lebih aman dibandingkan dengan ICO, karena yang melakukan penggalangan dana adalah sebuah Lauchpad. Jadi jika terjadi sesuatu hal yang tidak kita inginkan, maka dana investor bisa dikembalikan oleh pihak Lauchpad ke semua investornya.
Kelebihan IDO
Investor dapat memperoleh harga semurah mungkin sebelum token tersebut listing di market.
Lebih aman dari pada ICO
Balik modal lebih cepat dari pada trading seperti biasa
Kekurangan IDO
Untuk mengikuti IDO baru, biasanya investor wajib melakukan staking token Lauchpad terkait untuk mendapatkan alokasi token baru.
Kesimpulan
Baik ICO ataupun IDO keduanya memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Semua keputusan untuk mengikuti ICO atau IDO berada ditangan kalian sendiri sebagai investor.
Sebelum membuat keputusan untuk mengikuti ICO dan IDO, diharapkan kalian harus melakukan reset lebih mendalam lagi tentang proyek kripto yang akan kalian investasikan.



EmoticonEmoticon